Minggu, 04 Desember 2011

LEBARAN ANAK YATIM


Bulan Muharram identik sebagai lebaran anak yatim, istilah ini sesungguhnya karena ada anjuran untuk "Mengelus kepala anak yatim", tepatnya pada tanggal 10 Muharram yang dikenal dengan hari 'Asyura. Mengusap kepala anak yatim adalah bahasa halus untuk memberikan santunan dan bantuan kepada mereka. Anjuran ini memang sangat masyhur di sebagian massyarakan dan merupakan salah satu diantara amaliyah lainnya seperti puasa, shalat, silaturahmi, menjenguk orang sakit, dll. Terlepas dari sahih atau tidaknya hadist mengenai hal ini, sejatinya semangat menyantuni anak yatim musti digalangkan setiap saat. Karena Rosulullah pernah bersabada "Aku dan pengasuh anak yatim di surga, seperti dua jari ini". (Rasulullah SAW menunjuk jari telunjuk dan jari tengah dan merapatkan keduanya).
Selain itu diriwayatkan bahwa Rasulullah menyayangi anak-anak yatim, dan lebih menyayangi mereka pada hari 10 Muharram (Asyura). Dan menjamu serta bersedekah pada 10 Muharram bukan hanya pada anak yatim tapi keluarga, anak, istri, dan orang terdekat, karena itu sunnah beliau SAW dan pembuka keberkahan hingga setahun penuh. (Faidhul qadir Juz 6 Hal 235-236).
Diriwayatkan Pula bahwa sayyidina Umar ra menjamu tamu dengan jamuan khusus, pada malam 10 Muharram (Musnad Imam Tabrani/Tafsir Ibn Katsir Juz 3 hal 244)